jacktv news
Jakarta Pusat – Jajaran Polsek Metro Menteng bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya keributan yang terjadi di kantor Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Jalan Imam Bonjol No. 58, Menteng, Jakarta Pusat. Kehadiran personel kepolisian di lokasi berhasil menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta mencegah terjadinya eskalasi konflik yang lebih luas. Sabtu (6/6/2026)
Menindaklanjuti laporan tersebut, Wakil Perwira Pengendali (Wakapadal) Aiptu Sonny Azwar bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aiptu Robby Danan Jaya, personel piket Reskrim yang dipimpin Bripka Aries Adriano, serta piket SPKT Aipda Dwi Wibowo segera mendatangi lokasi guna melakukan pengecekan dan pengamanan.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan koordinasi dengan pihak-pihak yang berada di kantor Kowani untuk mengetahui penyebab terjadinya keributan. Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Bapak Usman selaku penasihat hukum Kowani, situasi tersebut dipicu oleh adanya konflik internal organisasi terkait keberadaan karangan bunga yang ditempatkan di pekarangan kantor Kowani tanpa seizin pihak pengurus kantor.
Menurut penjelasannya, karangan bunga tersebut menimbulkan keberatan dari pihak Kowani karena tulisan yang tertera dinilai tidak sesuai dengan hasil keputusan organisasi. Disebutkan bahwa berdasarkan Kongres Luar Biasa yang dilaksanakan pada 3 Juni 2026, kepemimpinan Kowani yang sah berada di bawah kepemimpinan Ibu Nanik Hadi Cahyanto. Namun demikian, karangan bunga yang dikirim justru ditujukan kepada Ibu Yenny Wahid sehingga memicu reaksi dan perdebatan di lingkungan organisasi.
Untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman yang berkepanjangan serta menjaga ketertiban di lingkungan kantor, pihak Kowani kemudian mengambil langkah dengan menyingkirkan karangan bunga tersebut dari area pekarangan kantor karena dianggap tidak sesuai dengan kondisi kepengurusan yang mereka yakini.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Kowani juga menyampaikan permohonan perlindungan hukum kepada aparat kepolisian guna memastikan keamanan kantor serta mencegah terjadinya gangguan yang dapat menghambat aktivitas organisasi ke depan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung, menegaskan bahwa kepolisian akan selalu hadir untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.
“Kami mengedepankan langkah-langkah preventif dan persuasif dalam setiap penanganan konflik. Kepolisian hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan seluruh pihak dapat menyampaikan aspirasinya secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat maupun organisasi yang berada di wilayah Menteng guna menjaga kondusivitas lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk mengedepankan komunikasi yang baik dan menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalur yang sesuai. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan untuk menjaga keamanan serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan tertib,” jelas Kapolsek.
Berkat respons cepat dan langkah profesional yang dilakukan jajaran Polsek Metro Menteng, situasi di kantor Kowani berhasil dikendalikan dan tetap berlangsung kondusif. Kepolisian akan terus melakukan monitoring serta memberikan perlindungan sesuai kebutuhan guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Menteng, Jakarta Pusat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)













