jacktv news
Jakarta Pusat – Polri mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di kawasan Gedung DPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sebagai langkah antisipasi terhadap kegiatan penyampaian pendapat oleh beberapa elemen masyarakat, personel gabungan melaksanakan Apel Pelayanan pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapsiagaan personel sekaligus menyamakan pola tindakan dalam menghadapi perkembangan situasi di lapangan.
Apel pelayanan dipimpin oleh Ipda Bambang selaku Padal Polsek Metro Tanah Abang. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 79 personel disiapkan untuk melaksanakan tugas pengamanan pada shift malam.
Kekuatan personel terdiri dari BKO Polda Metro Jaya, yakni Dit Samapta sebanyak 75 personel di bawah pimpinan Aipda Risman, Dit Pamobvit sebanyak 2 personel di bawah pimpinan Aipda Daniel, serta Polsek Metro Tanah Abang sebanyak 2 personel yang dipimpin langsung oleh Ipda Bambang.
Dalam arahannya, Ipda Bambang mengajak seluruh personel untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat dan kesehatan yang diberikan sehingga seluruh personel dapat hadir dan melaksanakan tugas pengamanan.
“Terima kasih atas kehadirannya dalam rangka antisipasi unjuk rasa di DPR,” ujar Ipda Bambang saat memberikan arahan kepada personel.
Ia menekankan bahwa seluruh anggota harus memahami cara bertindak selama pelaksanaan pengamanan dan tetap berpedoman pada perintah pimpinan serta ketentuan yang berlaku.
Apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kelompok massa yang hendak mendirikan tenda atau melakukan aktivitas yang tidak diperbolehkan, personel diminta terlebih dahulu memberikan imbauan dan larangan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis.
Pendekatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib dan tidak mengganggu keamanan serta ketertiban umum.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, profesional, dan proporsional. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib.
“Pendekatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga agar kegiatan penyampaian pendapat dapat berlangsung secara tertib dan tidak mengganggu keamanan serta ketertiban umum,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Dalam pelaksanaan tugas, personel juga diminta untuk tidak mudah terpancing oleh situasi maupun provokasi yang mungkin muncul di lapangan. Setiap tindakan harus dilakukan secara terukur, profesional, proporsional, serta sesuai dengan prosedur dan arahan pimpinan.
Selain itu, pimpinan apel mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pribadi selama menjalankan tugas. Kesiapan fisik dan mental menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pengamanan agar berjalan secara optimal.
Dalam pelayanan aksi unjuk rasa, personel juga diberikan penekanan untuk tidak membawa maupun menggunakan senjata api, senjata tajam, dan barang-barang lainnya yang tidak diperbolehkan dalam pelaksanaan tugas pengamanan unjuk rasa.
“Cara bertindak kita sesuai perintah pimpinan. Apabila ada kelompok massa yang akan mendirikan tenda agar diimbau atau dilarang dengan cara yang humanis,” tegas Ipda Bambang.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menambahkan bahwa apel pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing selama pelaksanaan pengamanan.
“Dengan adanya apel pelayanan ini, seluruh personel diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga mampu memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang,” ujarnya.
Polri juga terus mengingatkan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, kehadiran personel di lapangan bukan semata-mata untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan kondusif.
Kesiapsiagaan 79 personel tersebut diharapkan mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan perkembangan situasi di sekitar Gedung MPR/DPR/DPD RI. Personel ditempatkan sesuai kebutuhan dan tetap melakukan koordinasi secara berjenjang dengan pimpinan selama pelaksanaan tugas.
Polri berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. Melalui sinergi dan kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan Gedung DPR RI tetap terjaga serta masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman dan tertib.
Di akhir arahannya, Ipda Bambang mengajak seluruh personel untuk bersama-sama berdoa agar seluruh rangkaian kegiatan pengamanan pada malam hari tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan kondusif.
“Semoga kegiatan malam hari ini berjalan dengan aman dan kondusif,” pungkasnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)














