jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Simulasi Sekatan Akses Stasiun Gang Sentiong, Polisi Cegah Potensi Tawuran Pelajar

 

Jakarta Pusat — Polsek Johar Baru, Polres Metro Jakarta Pusat, menggelar simulasi sekatan akses menuju Stasiun Gang Sentiong, Sabtu (5/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi tawuran pelajar dan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

Simulasi berlangsung mulai pukul 12.45 WIB di Jalan Kramat Pulo Dalam 1, Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu akses menuju Stasiun Gang Sentiong. Kegiatan melibatkan personel Unit Samapta, Reskrim, Intelkam, Bhabinkamtibmas Kelurahan Johar Baru dan Tanah Tinggi, serta dipimpin unsur perwira Polsek Johar Baru.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang melibatkan pelajar. “Pengamanan dilakukan secara preventif dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Tujuannya mencegah potensi tawuran sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Reynold.

 

Dalam simulasi, personel terlebih dahulu melaksanakan apel dan pembagian tugas, kemudian berkoordinasi dengan pihak Stasiun Gang Sentiong untuk mempercepat penyampaian informasi apabila terdapat kelompok massa yang berkumpul di sekitar lokasi.

 

Sekatan kemudian diberlakukan. Petugas melakukan pemeriksaan secara humanis terhadap kendaraan maupun pejalan kaki yang diduga merupakan pelajar menuju kawasan stasiun. Petugas menemukan sekelompok siswa SMP Al Jihad yang berjalan menuju Stasiun Gang Sentiong. Para pelajar kemudian diperiksa identitas dan barang bawaannya serta diberikan imbauan agar segera kembali ke rumah dan tidak berkumpul di kawasan stasiun.

 

Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi mengenai bahaya tawuran, konsekuensi hukum, serta pentingnya menjaga nama baik sekolah dan keluarga.

 

Kapolsek Johar Baru Kompol Zakaria Said Al Jaidi menegaskan, pencegahan dilakukan sedini mungkin dengan mengedepankan edukasi dan pendekatan persuasif kepada pelajar. “Kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan pemahaman kepada para pelajar agar tidak terlibat tawuran maupun kegiatan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan sekolah,” kata Zakaria.

 

Setelah diberikan pembinaan dan pendataan, para pelajar diarahkan kembali ke rumah masing-masing. Situasi di sekitar Stasiun Gang Sentiong selanjutnya terpantau aman dan kondusif.

 

Simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mencegah tawuran pelajar serta menjaga keamanan wilayah. Kegiatan simulasi sekatan akses menuju Stasiun Gang Sentiong selesai pada pukul 15.10 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Reporter: Jakarta