jacktv news
Jakarta Pusat – Sebagai upaya menjaga lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Aipda Beny Hidayat bersama Babinsa Peltu Santa, Kelurahan Kampung Bali, melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada para pelajar SMPN 273, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Senin (8/12/2025).
Penyuluhan berlangsung di aula sekolah dengan melibatkan seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan mendalam mengenai aturan hukum tentang demonstrasi, termasuk batasan usia, izin, serta tanggung jawab hukum bagi peserta aksi.
” Ia menekankan bahwa pelajar di bawah umur tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan unjuk rasa, apalagi jika dilakukan tanpa pendampingan dan tanpa memahami tujuan maupun mekanismenya. Dijelaskan pula bahwa ajakan-ajakan yang tersebar di media sosial sering kali tidak jelas sumbernya dan berpotensi memicu tindakan yang dapat merugikan masa depan pelajar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengapresiasi langkah TNI–Polri menunjukkan sinergi nyata dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam membina karakter dan menjaga keamanan siswa.
“Penyuluhan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecakapan digital agar siswa tidak mudah terprovokasi. Diharapkan, setelah menerima edukasi ini, para pelajar SMPN 273 semakin bijak dalam bersikap, mampu menyeleksi informasi, serta fokus pada tujuan pendidikan untuk meraih masa depan yang lebih baik, ucap Susatyo.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki menegaskan Ia mengajak para pelajar untuk lebih fokus pada tanggung jawab utama mereka sebagai siswa, yakni belajar dan membangun karakter.
Menurutnya, masa depan bangsa berada di tangan generasi muda, sehingga penting bagi mereka untuk tidak terjebak dalam tindakan yang berisiko atau diprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, ucap Haris.
Aipda Beny Hidayat menghimbau bahwa tugas siswa adalah belajar, selalu berbuat kebaikan, tidak melakukan bullying, tidak melakukan tawuran dan jauhi penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan suasana interaktif. Para siswa terlihat antusias mengajukan pertanyaan penggunaan media sosial yang aman, serta cara mengenali informasi hoaks.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa atas kepedulian dan perhatian terhadap para pelajar, mengingat masa remaja merupakan fase yang sangat rentan terhadap pengaruh eksternal.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)















