jacktv news
Jakarta -Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Kacang, Aiptu Suhartono melakukan kegiatan sambang terhadap seorang warganya pada hari Jumat, (28/11/2025) di kediamannya yang menjadi korban tindak pidana pencurian telepon genggam di dalam Busway Transjakarta sekitaran Senen. Peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang dalam perjalanan menuju kawasan pusat kota.
Ketika kondisi bus sedang padat dan penuh penumpang, pelaku diduga memanfaatkan situasi dan berhasil mengambil handphone milik korban, sebuah Samsung Galaxy S24 FE seharga Rp 10.000.000, tanpa disadari.
Dalam kunjungannya, Bhabinkamtibmas Aiptu Suhartono menyampaikan bahwa kasus pencurian dengan modus memanfaatkan situasi berdesakan di kendaraan umum masih sering terjadi. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau agar selalu waspada dan memperhatikan barang bawaannya, terutama saat bepergian pada jam-jam sibuk dan di lokasi yang ramai seperti halte maupun ruang tunggu transportasi publik.
Kapolres Metro Jakarta Pusat KBP Susatyo Purnomo Condro menyatakan bahwa Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta memastikan setiap korban mendapatkan perhatian dan bantuan.
Kepolisian menegaskan komitmen dalam terus memberikan pelayanan terbaik serta mendorong partisipasi warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, ucap Susatyo.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Haris Akhmat Basuki menegaskan melalui penyampaian imbauan ini, diharapkan masyarakat semakin berhati-hati dalam menjaga barang pribadi saat bepergian serta segera melapor kepada pihak kepolisian jika mengalami atau menyaksikan tindak kriminal agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.
Dengan sinergi antara polisi dan warga, lingkungan yang aman dan nyaman dapat terwujud di wilayah Kebon Kacang dan sekitarnya.
Ia menambahkan bahwa warga dapat menghubungi layanan darurat 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian.
Polisi juga memberikan edukasi mengenai cara mencegah tindak kejahatan serupa, salah satunya dengan tidak menaruh ponsel atau dompet di saku belakang atau tempat yang mudah dijangkau pelaku. Mengaktifkan fitur keamanan perangkat seperti penguncian layar, pelacakan lokasi, hingga pengamanan akun pribadi juga dinilai penting untuk menjaga data tetap aman apabila terjadi kehilangan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)














