jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Patroli Perintis Presisi Gagalkan Tawuran di Jaktim, 4 Pemuda dan 12 Sajam Diamankan

Jakarta – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan empat pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran di Kampung Mekarsari, Jakarta Timur. Keempat pemuda tersebut diamankan saat petugas melakukan patroli dini hari, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 02.04 WIB.

Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan patroli Perintis Presisi terus diintensifkan guna mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya aksi tawuran dan kejahatan jalanan pada malam hingga dini hari.

“Patroli Perintis Presisi kami tingkatkan di titik-titik rawan guna mencegah terjadinya tawuran maupun tindak kriminalitas lainnya sehingga masyarakat dapat merasa lebih aman,” katanya.

Dalam patroli yang dipimpin Ipda Abdul Kadzim dan Ipda M.P. Ambarita tersebut, petugas mendapati sekelompok pemuda yang berkumpul mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui para pemuda tersebut diduga hendak melakukan tawuran dan tengah mencari kelompok lawan yang disebut sebagai “Gangster Cibubur”.

Polisi kemudian melakukan pendalaman dan menemukan sejumlah senjata tajam yang telah disiapkan para pemuda tersebut di lokasi tempat mereka berkumpul di kawasan Kampung Mekarsari. Empat pemuda berinisial ARA, MRV, AM, dan RA kemudian diamankan untuk mencegah aksi tawuran terjadi.

Dari tangan para pemuda itu, polisi menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor serta 12 senjata tajam yang terdiri dari 10 bilah celurit, satu bilah corbek, dan satu bilah samurai. Selanjutnya para pemuda beserta barang bukti dibawa ke Polsek Cimanggis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi tawuran.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terlibat tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Reporter: Jakarta