jacktv news
Jakarta Pusat — Menyikapi isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), jajaran Polsek Kemayoran melakukan pengecekan langsung ke sejumlah SPBU di wilayah hukumnya, Selasa (31/3/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung pada pukul 23.30 hingga 00.10 WIB ini bertujuan memastikan ketersediaan stok BBM serta memantau situasi antrean masyarakat agar tetap kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menegaskan bahwa langkah monitoring ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap dinamika di tengah masyarakat.
“Kami memastikan distribusi dan ketersediaan BBM tetap aman, serta situasi di lapangan berjalan tertib. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kombes Reynold.
Dari hasil pengecekan di SPBU Bungur, yang berlokasi di Jalan Bungur Besar Raya No. 103, diketahui stok BBM masih mencukupi, dengan rincian Pertalite sebanyak 32.378 liter, Pertamax 2.323 liter, Pertamax Turbo 15.807 liter, Pertamax Dex 3.997 liter, dan Bio Solar 3.543 liter. Namun demikian, terpantau antrean kendaraan mencapai sekitar 50 sepeda motor dan 3 mobil.
Sementara itu, di SPBU Galur yang berada di Jalan Letjen Suprapto Kav. 26 RW 02, stok BBM juga dalam kondisi aman. Tercatat Pertalite sebanyak 7.447 liter, Pertamax 10.639 liter, Pertamax Turbo 9.866 liter, serta Pertamina Dex 2.500 liter. Antrean di lokasi ini terpantau sekitar 25 sepeda motor dan 4 mobil.
Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna mengantisipasi potensi kepanikan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Stok BBM masih tersedia dan terpantau aman,” ungkapnya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)














