jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Quick Respon: Polisi Gerak Cepat Tangani Dugaan Panggilan Darurat 110, Ternyata Dilakukan Anak Berusia 5 Tahun

Jakarta Pusat – Polres Metro Jakarta Pusat menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti dugaan permintaan pertolongan melalui layanan darurat Command Centre 110 pada Selasa (25/11/2025) sore. Sebuah panggilan berulang dari nomor tak dikenal sempat mengindikasikan adanya situasi darurat yang membutuhkan kehadiran polisi.

Panggilan masuk dari nomor 08554517…. tercatat sebanyak tujuh kali dan semuanya terputus sebelum operator sempat berbicara. Kondisi ini membuat petugas mencurigai adanya warga yang mungkin tengah membutuhkan bantuan mendesak.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun terkait keselamatan warga.

“Setiap panggilan yang masuk ke Command Centre 110, terutama ketika berulang dan tidak ada komunikasi, kami anggap sebagai sinyal bahwa masyarakat mungkin sedang dalam keadaan darurat. Karena itu tim kami langsung bergerak cepat melakukan pengecekan,” ujar Susatyo.

Setelah dilakukan pengecekan nomor, identitas penelepon diketahui terdaftar atas nama WNRR, warga Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Namun saat dihubungi kembali oleh petugas, nomor tersebut tidak memberikan respons melalui telepon maupun pesan WhatsApp.

Unit Reskrim Polsek Cempaka Putih yang dipimpin Iptu Mulyadi kemudian bergerak cepat menuju lokasi bersama pengurus RT setempat untuk memastikan kondisi warga yang bersangkutan.

Sesampainya di lokasi, polisi bertemu dengan WNRR dan melakukan klarifikasi. Diketahui bahwa panggilan tersebut terjadi secara tidak sengaja. Anaknya yang berusia lima tahun meminjam ponsel untuk bermain game dan tanpa sengaja menekan nomor layanan darurat 110 berulang kali.

Wismu menyampaikan bahwa keluarganya dalam keadaan baik dan tidak memerlukan bantuan. Ia juga mengapresiasi respons cepat polisi yang datang langsung untuk memastikan kondisi mereka.

Meski tidak ditemukan adanya kondisi darurat, petugas tetap memberikan edukasi agar masyarakat berhati-hati ketika memberikan ponsel kepada anak-anak, terutama terkait akses ke nomor darurat. Wismu dan keluarga mengaku puas dengan pelayanan cepat jajaran Polsek Cempaka Putih.

Kapolres menegaskan komitmen pihaknya untuk selalu hadir ketika ada indikasi warga membutuhkan bantuan.

“Kami lebih memilih datang dan memastikan situasinya aman dari pada terlambat memberikan pertolongan. Ini adalah bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Susatyo.

Kapolres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan 110 secara bijak dan bertanggung jawab.

“Layanan 110 adalah saluran cepat bagi warga yang membutuhkan kehadiran polisi dalam keadaan genting. Kami berharap masyarakat dapat menggunakannya secara tepat,” ujar Susatyo.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Reporter: Jakarta