jacktv news
Jakarta Pusat — Polri menyiagakan personel untuk melaksanakan pengamanan pelayanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Pengamanan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di muka umum. Personel ditempatkan di sejumlah titik yang telah ditentukan, salah satunya di pintu masuk Masjid KLHK RI.
Sebelum melaksanakan tugas pengamanan, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan yang digelar pada pagi hari di Masjid Nurul Alam (KLHK RI), Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Apel tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel sekaligus menyamakan persepsi terkait pelaksanaan tugas pengamanan di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 34 personel gabungan disiagakan. Kekuatan personel berasal dari unsur Polda dan Polsek Metro Tanah Abang.
Dari unsur Polda, personel yang dilibatkan terdiri dari 20 personel Ditpamobvit di bawah pimpinan Pp. AKP Cecep, 10 personel Ditpolairud di bawah pimpinan Pp. Aiptu Yayan S, serta 2 personel Ditintelkam. Sementara dari unsur Polsek Metro Tanah Abang dilibatkan 2 personel yang dipimpin oleh Aiptu Yudha Agus S selaku Kapolsubsektor Pejompongan sekaligus perwira pelayanan pengamanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, dalam pelaksanaan pengamanan, personel mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional. Pengamanan dilakukan dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat serta memastikan kegiatan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
“Polri mengedepankan pengamanan yang humanis dan persuasif. Kami menghormati masyarakat yang menyampaikan aspirasi, namun tetap mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Ia menambahkan, kehadiran personel di lokasi merupakan bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat. Pengamanan tidak ditujukan untuk menghalangi penyampaian aspirasi, melainkan memastikan kebebasan menyampaikan pendapat dapat berjalan seiring dengan terpeliharanya keamanan dan ketertiban umum.
Penempatan personel di pintu masuk Masjid KLHK RI juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan sekaligus untuk menjaga akses keluar masuk kawasan tetap aman dan tertib. Petugas melakukan pemantauan situasi secara berkala serta berkoordinasi dengan unsur pengamanan lainnya apabila terdapat perkembangan situasi di lapangan.
Selain melakukan pengamanan terhadap peserta aksi, personel juga memperhatikan keamanan masyarakat yang berada maupun beraktivitas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI. Hal tersebut dilakukan guna mencegah terjadinya gangguan terhadap aktivitas masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Polri mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga keamanan lingkungan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menegaskan bahwa kesiapan personel dan koordinasi antarunsur pengamanan menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung aman dan tertib.
“Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan. Prinsipnya, kami memberikan pelayanan pengamanan kepada seluruh masyarakat dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, sehingga situasi kamtibmas di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif,” kata AKBP Dhimas Prasetyo.
Dengan kesiapan personel dan koordinasi antarunsur pengamanan, Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk pengamanan penyampaian pendapat di muka umum.
Kegiatan pengamanan di kawasan Gedung DPR/MPR RI tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)














