jacktv news
Jakarta Pusat — Polri menyiagakan personel gabungan untuk melaksanakan pengamanan pelayanan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh beberapa elemen masyarakat di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
Sebagai bagian dari langkah pengamanan, personel ditempatkan pada ploting di area Kantor Kementerian LHK Dalam, Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penempatan personel tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan pengamanan diawali dengan apel kesiapan personel yang dilaksanakan pada pagi hari. Apel tersebut dilakukan sebagai sarana pengecekan kekuatan personel, kesiapan pelaksanaan tugas, serta penyampaian arahan terkait pola pengamanan yang akan diterapkan di lapangan.
Sebanyak 31 personel gabungan disiagakan dalam kegiatan tersebut. Kekuatan personel terdiri dari unsur Polda dan Polsek Metro Tanah Abang.
Dari unsur Polda, pengamanan melibatkan 20 personel Ditpamobvit di bawah pimpinan Pp. AKP Edy Santoso, 10 personel Ditpolairud di bawah pimpinan Pp. Aiptu Bambang S, serta 2 personel Ditintelkam. Sementara dari unsur Polsek Metro Tanah Abang dilibatkan 2 personel yang dipimpin oleh Aiptu Puryanto selaku Ps. Kapolsubsektor Kampung Bali.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat sekaligus untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara aman dan tertib.
“Polri menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Dalam pelaksanaan pengamanan, kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, profesional, dan proporsional. Kehadiran personel di lapangan untuk memberikan rasa aman kepada seluruh pihak,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.
Menurutnya, penempatan personel di area Kantor Kementerian LHK Dalam merupakan bagian dari strategi pengamanan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI. Personel juga diarahkan untuk melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan unsur pengamanan lainnya.
“Setiap personel telah diberikan penekanan agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu eskalasi. Kami mengutamakan komunikasi dan koordinasi dalam menghadapi setiap perkembangan situasi di lapangan,” tambahnya.
Kapolres juga mengimbau kepada seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib, damai, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Peserta aksi diharapkan turut menjaga keamanan serta menghormati masyarakat lainnya yang melakukan aktivitas di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi pengamanan, termasuk area Kantor Kementerian LHK Dalam dan akses menuju kawasan Gedung DPR/MPR RI.
“Personel kami bersama unsur pengamanan lainnya terus melakukan pemantauan dan koordinasi. Kami memastikan pengamanan berjalan dengan baik serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi,” kata AKBP Dhimas Prasetyo.
Ia menambahkan, penempatan personel dilakukan pada titik-titik yang telah ditentukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus menjaga akses masyarakat tetap aman dan tertib.
“Prinsipnya, kami ingin kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,” ujarnya.
Selain melakukan pengamanan terhadap kegiatan unjuk rasa, personel turut memperhatikan keamanan masyarakat yang berada maupun beraktivitas di sekitar kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan guna mencegah adanya gangguan terhadap aktivitas masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Polri menegaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bukan untuk menghalangi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, melainkan memastikan hak menyampaikan pendapat dapat berjalan beriringan dengan terpeliharanya keamanan, ketertiban, dan kepentingan masyarakat lainnya.
Personel di lapangan juga terus melakukan koordinasi secara berjenjang untuk memastikan setiap perkembangan situasi dapat diantisipasi secara cepat dan tepat. Pendekatan dialogis dan persuasif tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pengamanan.
Polri mengimbau seluruh elemen masyarakat yang mengikuti kegiatan agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan tindakan provokatif, serta menghormati hak masyarakat lain yang sedang menjalankan aktivitas di sekitar kawasan Gedung DPR/MPR RI.
Dengan kesiapan personel gabungan dan koordinasi antarunsur pengamanan, Polri berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam setiap kegiatan masyarakat. Pengamanan dilaksanakan secara terukur dengan tetap menjunjung tinggi profesionalisme serta penghormatan terhadap hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Polri berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara aman, tertib, dan damai sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat, khususnya kawasan Kelurahan Gelora dan sekitar Gedung DPR/MPR RI, tetap terjaga.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)















