jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Aparat Gabungan Siaga Amankan Rencana Aksi Dua Kelompok Mahasiswa di Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta

 

Jakarta Pusat – Polri melaksanakan apel persiapan pengamanan dalam rangka mengantisipasi rencana aksi unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, pada Kamis (3/6/2026) siang hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah awal dalam memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang.

 

Apel pengamanan tersebut digelar sebagai bentuk kesiapsiagaan personel dalam menghadapi rencana penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh dua kelompok massa, yaitu Gerakan Mahasiswa Jabodetabek dan Forum Komunikasi Mahasiswa Keadilan Nasional. Kedua kelompok tersebut direncanakan akan menyampaikan aspirasi di lokasi yang sama dengan jumlah massa berbeda.

 

Gerakan Mahasiswa Jabodetabek diperkirakan membawa sekitar 20 orang massa dengan tuntutan agar dilakukan pencopotan Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur. Tuntutan tersebut berkaitan dengan dugaan adanya penyimpangan serta ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek di lingkungan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur.

 

Sementara itu, Forum Komunikasi Mahasiswa Keadilan Nasional diperkirakan membawa sekitar 15 orang massa dengan tuntutan berupa permintaan audit terhadap standar keamanan dan keselamatan di kawasan Taman Margasatwa Ragunan. Kedua isu tersebut menjadi dasar rencana penyampaian aspirasi yang akan disampaikan di Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta.

 

Apel kesiapan pengamanan dipimpin oleh unsur pengendali lapangan dengan melibatkan total 12 personel gabungan. Rinciannya terdiri dari 7 personel Satuan Samapta Polres Metro Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Bripda Asarie, 2 personel Polsek Metro Tanah Abang yang dipimpin oleh Aiptu Budiono, serta 3 personel Pamdal yang dipimpin oleh Bapak Panji.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan persuasif dalam menghadapi potensi dinamika kegiatan unjuk rasa. Seluruh personel diminta untuk tidak bersikap arogan, menjaga komunikasi yang baik dengan massa aksi, serta mengedepankan pendekatan dialogis guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

 

Selain itu, personel juga diingatkan untuk selalu siap siaga dan memahami potensi kerawanan di lapangan, sehingga setiap perkembangan situasi dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat sesuai prosedur yang berlaku. Pengamanan dilakukan dengan tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga aktivitas di sekitar lokasi agar tetap berjalan normal.

 

Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, Usai pelaksanaan apel, personel kemudian ditempatkan pada titik-titik strategis di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas perkantoran maupun masyarakat sekitar. Pengawasan juga dilakukan secara berkelanjutan guna mengantisipasi perkembangan situasi lebih lanjut.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Reporter: Jakarta