jacktv news
Jakarta Pusat – Polsek Cempaka Putih, Polres Metro Jakarta Pusat, terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan pelajar melalui pendekatan edukatif dan pembinaan di lingkungan sekolah. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang dan penyuluhan di SMK Tunas Harapan, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMK Tunas Harapan, Jalan Cempaka Barat XIV No. 3, RT 03/RW 12, tersebut dihadiri Kanit Binmas Polsek Cempaka Putih Ipda Ahmad Zaini dan Bhabinkamtibmas Cempaka Putih Barat Aipda Ambar Riyadi. Turut hadir Kasatlak Pendidikan Jakarta Pusat 2 Kurniawan Rudi, Wakil Kepala SMK Tunas Harapan H. Sanusin, guru bidang kesiswaan serta para siswa dan siswi.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Cempaka Putih melakukan koordinasi dengan pihak sekolah sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar. Kegiatan ini diarahkan untuk membangun deteksi dini terhadap berbagai potensi kenakalan pelajar serta mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
Polisi juga menyampaikan Program Pembinaan dan Penyuluhan Bapak Asuh bagi para pelajar SMK Tunas Harapan. Program tersebut menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian untuk membangun komunikasi secara langsung dengan pihak sekolah dan siswa, sehingga berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat diketahui dan dicegah sejak dini.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pembinaan terhadap pelajar merupakan bagian penting dari upaya menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
“Kehadiran polisi di sekolah merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pembinaan. Kami ingin membangun komunikasi yang positif dengan para pelajar, guru dan pihak sekolah agar potensi permasalahan dapat diketahui sejak dini dan diselesaikan melalui langkah yang tepat,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Pengky Sukmawan, mengatakan Program Bapak Asuh diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.
“Kami mengajak pihak sekolah dan para pelajar untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Pembinaan dilakukan bukan sekadar memberikan imbauan, tetapi juga membangun komunikasi agar para siswa memiliki ruang untuk menyampaikan persoalan maupun informasi yang berkaitan dengan keamanan,” kata Kompol Pengky.
Menurutnya, peran sekolah, keluarga, masyarakat dan kepolisian sangat dibutuhkan dalam melakukan pengawasan serta memberikan pendampingan kepada pelajar. Sinergi tersebut diharapkan mampu mencegah berbagai bentuk kenakalan dan gangguan kamtibmas yang dapat menghambat proses pendidikan.
Kepolisian juga mengajak para pelajar untuk menjaga pergaulan, menaati aturan sekolah dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat membawa mereka pada pelanggaran hukum. Para siswa diharapkan mampu menjadi bagian dari terciptanya suasana sekolah yang tertib, aman dan kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di SMK Tunas Harapan berjalan aman dan kondusif. Polsek Cempaka Putih berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi dengan pihak sekolah sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman serta mendukung perkembangan positif para pelajar.
Polsek Cempaka Putih mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, guru dan lingkungan sekitar sekolah, untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan keamanan, masyarakat diminta segera melapor ke Polsek Cempaka Putih atau menghubungi Layanan Polisi 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)













