jacktv news
Jakarta Pusat – Kepolisian terus memperkuat upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan pendidikan. Salah satunya melalui kegiatan sambang dan pendataan sekolah yang dilakukan jajaran Polsek Metro Tanah Abang di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung pagi hari tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Metro Tanah Abang Kompol Ponco Ningsih, bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Bendungan Hilir Aiptu Heri Murgianta dan anggota Bhabinkamtibmas Polres Metro Jakarta Pusat Aiptu Supriyanto.
Kedatangan petugas disambut pihak sekolah dan dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi serta koordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan pendidikan. Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan sejumlah pesan Kamtibmas kepada pihak sekolah, khususnya terkait pengawasan aktivitas siswa di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Berdasarkan hasil pendataan, SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta memiliki 156 peserta didik yang terbagi dalam lima kelas. Para siswa tersebut terdiri dari kelas X sebanyak dua kelas, kelas XI sebanyak dua kelas, dan kelas XII sebanyak satu kelas.
Petugas juga melakukan koordinasi dengan Kepala Sekolah Dr. Drs. Abdul Rohmad, MM dan bagian Kesiswaan Drs. Safwanudin, MM terkait kondisi serta perkembangan peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran kepolisian mengajak para guru untuk meningkatkan pengawasan terhadap siswa. Pengawasan tersebut tidak hanya dilakukan saat siswa berada di sekolah, tetapi juga terhadap aktivitas mereka di luar sekolah.
Hal tersebut dinilai penting sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai persoalan yang dapat melibatkan pelajar, termasuk tawuran antarsekolah, kenakalan remaja, maupun tindakan lain yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Petugas juga mengingatkan bahwa tugas utama pelajar adalah belajar. Para siswa diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan ataupun provokasi yang dapat membawa mereka ke dalam kegiatan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selain persoalan tawuran, kepolisian turut mengingatkan pihak sekolah dan para siswa mengenai maraknya informasi yang beredar melalui media sosial. Para pelajar diminta lebih berhati-hati dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum diketahui sumber maupun kebenarannya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pembinaan terhadap pelajar merupakan bagian penting dari upaya menjaga Kamtibmas secara berkelanjutan.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku para pelajar. Karena itu, sinergi antara Polri, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujar Kapolres.
Menurutnya, pelajar merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan ruang untuk berkembang secara positif. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh siswa untuk menjauhi tawuran, tidak mudah terprovokasi, serta menggunakan media sosial secara bijak.
“Kami mengajak para pelajar untuk fokus belajar, mengejar prestasi dan mempersiapkan masa depan. Jangan mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya dan jangan mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, kegiatan sambang ke sekolah akan terus dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas yang melibatkan pelajar.
“Kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah. Dengan komunikasi yang terbuka, setiap permasalahan yang muncul dapat diketahui dan dicegah sedini mungkin,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek juga mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada waktu di luar jam sekolah.
“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak. Polri, sekolah, orang tua dan masyarakat harus bersama-sama memberikan perhatian kepada para pelajar agar mereka tidak terjerumus dalam tawuran maupun pergaulan yang dapat berdampak negatif,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan kepada pihak sekolah dan masyarakat bahwa apabila membutuhkan kehadiran kepolisian atau menemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas, dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas maupun kepolisian terdekat.
Selain itu, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polisi 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian.
Kegiatan sambang dan pendataan di SMK Dental Asisten Sekesal Hang Tuah Jakarta berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah lingkungan pendidikan, membangun komunikasi dengan para guru dan pelajar, serta melakukan langkah-langkah pencegahan guna menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)














