jacktv news
Jakarta – Tiga Pilar Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga masker di sejumlah titik pada Selasa (8/9) sore. Sidak dilakukan menyusul meningkatnya permintaan masker di tengah kondisi Jakarta yang terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan tersebut dilakukan sekitar pukul 17.50 WIB dengan melibatkan Camat Senen Erik, AP, Kapolsek Senen Kompol Martua Malau, S.H., M.H., serta Danramil 03/Senen Mayor Inf Irwan.
Sejumlah lokasi yang didatangi antara lain Pasar Senen Blok 1-2, tepatnya Toko Fania di lantai 1 nomor B2 dan 3A. Petugas kemudian melanjutkan pengecekan ke Toko OJI di Gang Listrik V Dalam, RT 09/RW 06, Kelurahan Kwitang, serta sebuah warung dadakan kaki lima yang menjual masker di Jalan Listrik V, Kwitang.Dalam sidak tersebut, petugas menemukan adanya pedagang yang menaikkan harga masker dibandingkan harga normal. Kenaikan yang ditemukan berada di kisaran Rp5 ribu hingga Rp15 ribu per kotak.
Kapolsek Senen Kompol Martua Malau meminta pedagang tidak memanfaatkan tingginya permintaan masyarakat untuk menaikkan harga secara berlebihan.”Saat sekarang ini situasi masyarakat banyak yang membutuhkan masker, sampaikan ke owner-nya agar tidak mengambil kesempatan dengan menjual lebih mahal. Kami melakukan sidak pasar hari ini hanya mengingatkan saja,” kata Martua dalam kegiatan tersebut.
Lonjakan kebutuhan masker terjadi setelah abu vulkanik Gunung Anak Krakatau tersebar hingga sejumlah wilayah, termasuk Jakarta. Kondisi itu membuat masyarakat meningkatkan penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Sejumlah laporan pada Selasa juga mencatat permintaan masker meningkat dan harga di beberapa lokasi ikut terdorong naik.
Selain mengecek harga, Tiga Pilar Kecamatan Senen juga melakukan langkah mitigasi dengan membagikan masker kepada warga. Sekitar pukul 18.25 WIB, petugas membagikan masker kepada masyarakat di Jalan Listrik V, Kelurahan Kwitang, dan wilayah sekitarnya.
Kegiatan tersebut selesai sekitar pukul 18.35 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan kondusif.Sidak harga masker ini juga mendapat perhatian dari stasiun televisi swasta nasional Trans TV yang meliput kegiatan di lapangan.
Langkah serupa dilakukan di sejumlah wilayah Jakarta sebagai respons terhadap dampak sebaran abu vulkanik. Pemerintah daerah juga melakukan pembagian masker dan berbagai langkah mitigasi untuk melindungi masyarakat dari paparan partikel abu vulkanik.
Dengan meningkatnya kebutuhan masker, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait kondisi udara serta perkembangan sebaran abu vulkanik.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)















