jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Malam Makin Larut, Polsek Metro Tanah Abang Perketat Cipta Kondisi Antisipasi Guantibmas

 

Jakarta Pusat – Saat sebagian masyarakat mulai beristirahat, jajaran Polsek Metro Tanah Abang justru meningkatkan kewaspadaan dengan melaksanakan kegiatan cipta kondisi melalui razia stasioner untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis dini hari (10/9/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ipda Anton Panggeh selaku Perwira Pengendali (Padal). Kegiatan ini merupakan langkah preventif Kepolisian untuk mencegah potensi terjadinya tindak kriminalitas, khususnya pada waktu-waktu yang dinilai rawan.

 

Sebelum pelaksanaan razia, personel terlebih dahulu mengikuti apel cipta kondisi. Dalam arahannya, Padal menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota yang telah hadir dan melaksanakan tugas dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Tanah Abang.

 

Personel diarahkan untuk melaksanakan razia stasioner dengan mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif. Kegiatan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi berbagai tindak pidana, di antaranya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan narkoba.

 

“Jaga keselamatan dan kekompakan. Laksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ipda Anton Panggeh saat memberikan arahan kepada personel.

 

Sebanyak 10 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 9 personel Polsek Metro Tanah Abang dengan Ipda Anton Panggeh sebagai Padal serta 1 personel Lalu Lintas, Bripda Tamam.

 

Personel bergerak menuju titik yang telah ditentukan untuk melaksanakan kegiatan razia stasioner. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran kegiatan yakni di depan Masjid An-Nur, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 

Personel gabungan dari piket satuan fungsi Reskrim, personel operasional, Patroli Kota (Patko), serta anggota Lalu Lintas melakukan pemeriksaan secara selektif terhadap pengendara sepeda motor yang melintas.

 

Pemeriksaan dilakukan terhadap pengendara yang ditemukan tidak menggunakan helm, tidak menggunakan atau tidak melengkapi tanda nomor kendaraan, maupun membawa penumpang melebihi ketentuan, termasuk pengendara yang melakukan bonceng tiga.

 

Selain memeriksa kelengkapan kendaraan, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat kendaraan serta mengantisipasi kemungkinan adanya barang-barang berbahaya yang dapat digunakan untuk melakukan tindak pidana, seperti senjata tajam (sajam).

 

Petugas turut melakukan pengawasan guna mengantisipasi adanya penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang. Seluruh pemeriksaan dilakukan dengan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan petugas serta masyarakat.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, Kepolisian mengedepankan komunikasi yang baik dan pendekatan secara humanis. Terhadap pengendara yang setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun indikasi tindak pidana, petugas memberikan imbauan kamtibmas dan mempersilakan pengendara melanjutkan perjalanan.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa kegiatan cipta kondisi merupakan salah satu langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan.

 

“Polri akan terus meningkatkan kegiatan preventif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Personel di lapangan harus tetap profesional, humanis dan mengedepankan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

 

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menegaskan bahwa jajarannya akan terus mengoptimalkan patroli dan razia stasioner sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

 

“Kegiatan ini merupakan upaya untuk mencegah dan mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya curas, curat, curanmor dan penyalahgunaan narkoba. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan diri dan lingkungan serta segera melaporkan kepada Kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” kata AKBP Dhimas Prasetyo.

 

Kegiatan razia stasioner tersebut tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga menjadi sarana bagi personel untuk menyampaikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Dengan pendekatan yang persuasif, Kepolisian mengajak para pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

 

Kehadiran personel Kepolisian pada malam hingga dini hari diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang memanfaatkan waktu rawan untuk melakukan aksinya.

 

Polsek Metro Tanah Abang juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kamtibmas. Apabila menemukan adanya aktivitas mencurigakan, tindak kriminalitas, maupun membutuhkan kehadiran petugas Kepolisian, masyarakat dapat segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center Polri 110.

 

Melalui kegiatan cipta kondisi yang dilaksanakan secara rutin dan terukur, Polsek Metro Tanah Abang berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang tetap aman, tertib, dan kondusif.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Reporter: Jakarta