Jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
MPLS SMA Negeri 7 Jakarta, Bhabinkamtibmas Bekali Pelajar Bahaya Kenakalan Remaja dan Judi Online

 

Jakarta Pusat – Dalam rangka mendukung pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas dan taat hukum, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karet Tengsin, Aiptu Suparmin, memberikan pembinaan, bimbingan, dan penyuluhan (Binluh) kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026–2027 di SMA Negeri 7 Jakarta, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026).

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 210 siswa-siswi baru. Mengusung tema “Generasi yang Berkualitas Menghindari Kenakalan Remaja dan Judi Online”, Aiptu Suparmin menyampaikan materi secara interaktif menggunakan media presentasi PowerPoint yang didukung perangkat laptop dan proyektor. Penyampaian materi dikemas secara komunikatif agar mudah dipahami oleh para peserta didik yang baru memasuki jenjang pendidikan menengah atas.

 

Dalam pemaparannya, Bhabinkamtibmas menjelaskan berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap terjadi di lingkungan pelajar, seperti perundungan (bullying), tawuran, pemerasan atau pemalakan, balap liar, penyalahgunaan pergaulan bebas, hingga perilaku lain yang berpotensi melanggar hukum. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai faktor-faktor penyebab kenakalan remaja, dampak hukum yang dapat ditimbulkan, serta pentingnya membangun karakter positif melalui kedisiplinan, tanggung jawab, dan pergaulan yang sehat.

 

Selain itu, materi mengenai bahaya judi online menjadi salah satu fokus utama penyuluhan. Bhabinkamtibmas mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital telah dimanfaatkan oleh pelaku perjudian untuk menyasar berbagai kalangan, termasuk remaja. Para siswa diberikan pemahaman tentang modus operandi judi online, dampak negatif yang ditimbulkan terhadap kondisi psikologis, ekonomi, hubungan sosial, hingga masa depan pendidikan. Dijelaskan pula bahwa praktik perjudian merupakan perbuatan yang bertentangan dengan hukum sehingga harus dihindari dalam bentuk apa pun.

 

Aiptu Suparmin juga mengajak seluruh peserta didik agar menggunakan media sosial dan internet secara bijak, tidak mudah tergiur dengan tawaran memperoleh keuntungan secara instan, serta berani menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada tindakan melawan hukum. Menurutnya, masa remaja merupakan periode penting dalam menentukan masa depan sehingga harus diisi dengan kegiatan yang positif, meningkatkan prestasi akademik maupun nonakademik, serta aktif dalam kegiatan yang membangun karakter.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menegaskan bahwa Kehadiran Bhabinkamtibmas merupakan bentuk sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam memberikan edukasi kepada para pelajar agar memiliki karakter yang kuat, disiplin, serta mampu menghindari berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

 

Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, Melalui kegiatan penyuluhan ini, Polri berharap para pelajar memiliki kesadaran hukum sejak dini, mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, serta turut berperan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. Sinergi antara Polri dan institusi pendidikan diharapkan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, bebas dari kenakalan remaja, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi dengan bijaksana.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Reporter: Jakarta