jacktv news
Jakarta Pusat – Dalam rangka mendukung penataan kawasan dan menciptakan ketertiban umum, Polri melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Anyar Aiptu Syaifudin melaksanakan pendampingan kegiatan himbauan dan sosialisasi kepada pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Karang Anyar Raya RW 010, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Rabu Tertib, di mana Polri hadir menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan memastikan aktivitas berjalan aman, tertib, serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan edukasi kepada para pedagang.
Dalam pelaksanaannya, Aiptu Syaifudin bersama Plt. Kasipem Kelurahan Karang Anyar, Satpol PP, dan FKDM melakukan sosialisasi langsung kepada para PKL terkait pentingnya menjaga fungsi trotoar dan bahu jalan sebagai fasilitas umum bagi pejalan kaki. Petugas memberikan himbauan secara persuasif agar para pedagang tidak lagi menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan demi kenyamanan bersama. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H menyampaikan bahwa Polri terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan ruang publik. “Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan penertiban, agar masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban bersama tanpa menimbulkan konflik,” ujarnya. Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan S.Sos., M.H menegaskan bahwa peran aktif Bhabinkamtibmas sangat penting dalam memberikan edukasi serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.
Kehadiran Polri dalam kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesadaran masyarakat, khususnya para PKL, untuk mematuhi aturan dan menjaga fasilitas umum. Selain itu, penataan kawasan yang baik akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, tertib, dan aman bagi seluruh pengguna jalan, terutama pejalan kaki.
Di akhir kegiatan, sebagian warga dan pedagang menyampaikan apresiasi atas pendekatan humanis yang dilakukan petugas, namun juga memberikan masukan agar pemerintah menyediakan solusi alternatif bagi PKL, seperti lokasi berjualan yang lebih tertata. Dengan adanya sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan penataan kawasan dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan para pedagang.
(Humas Polres Metro Jakrta Pusat)













