jacktv news
Jakarta Pusat — Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pengamanan aksi unjuk rasa secara profesional dan humanis. Hal ini terlihat dalam kegiatan pengamanan aksi dari Gerakan Mahasiswa Jabodetabek yang berlangsung di depan Kantor Bea Cukai Jakarta, Jalan Merpati 2, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Rabu (15/4/2026).
Sebelum pelaksanaan aksi, jajaran Polsek Kemayoran terlebih dahulu menggelar apel pengamanan yang dipimpin oleh Kanit Binmas IPTU Sutono. Dalam arahannya, ia menekankan kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, tidak terpancing emosi, serta mengedepankan pendekatan humanis selama pengamanan berlangsung.
Selain itu, personel juga diingatkan untuk tidak membawa senjata api serta tetap menjaga sikap profesional dalam menghadapi massa aksi. Hal ini sejalan dengan arahan pimpinan Polri yang menegaskan bahwa pengamanan unjuk rasa harus dilakukan secara terukur, persuasif, dan menjadikan penegakan hukum sebagai langkah terakhir (ultimum remedium).
Sebanyak 11 personel diterjunkan dalam pengamanan tersebut, terdiri dari anggota Polsek Kemayoran dan Sat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat. Seluruh personel hadir lengkap dan melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian yang telah ditentukan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H, menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam menjamin kebebasan berpendapat yang tetap aman dan tertib.
“Polri hadir untuk memastikan setiap penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran, Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H, menyampaikan bahwa seluruh personel telah dibekali arahan yang jelas agar menjalankan tugas secara profesional dan sesuai prosedur.
“Kami tekankan kepada seluruh anggota untuk tetap sabar, tidak terpancing provokasi, serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan massa aksi. Keselamatan semua pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat sekitar, menjadi prioritas utama,” katanya.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)















