jacktv news

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Sisir Titik Rawan Dini Hari, Patroli Cipta Kondisi Polsek Johar Baru Pastikan Wilayah Tetap Kondusif

Jakarta Pusat – Polsek Johar Baru mengintensifkan patroli cipta kondisi pada jam rawan guna mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026, mulai pukul 02.10 WIB hingga menjelang subuh, dengan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polsek Johar Baru.

 

Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam patroli yang dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Aiptu Sukirno selaku PS Panit I Samapta. Sekitar pukul 02.20 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan patroli mobile menyisir sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Kramat Pulo Gundul, Jalan Kramat Jaya Baru, Jalan Kampung Rawa Sawah, Jalan Galur Jaya, Jalan Rawa Selatan I, Jalan Rawa Tengah, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Moch. Ali, Jalan Tanah Tinggi Barat, hingga kembali ke Mapolsek Johar Baru.

 

Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan kamtibmas kepada warga, khususnya remaja yang masih berkumpul pada dini hari, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi menimbulkan gesekan maupun tawuran.

 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa patroli dini hari merupakan langkah preventif yang efektif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. “Kehadiran anggota di lapangan menjadi bentuk pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Saiful Anwar, menyampaikan bahwa patroli cipta kondisi akan terus digelar secara rutin dan berkelanjutan. “Kami mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila ada potensi gangguan keamanan,” katanya.

 

Kegiatan patroli berakhir pada pukul 03.50 WIB dengan hasil situasi wilayah terpantau aman dan kondusif. Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kejadian menonjol, sehingga kondisi kamtibmas di wilayah Johar Baru tetap terkendali.

 

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Reporter: Jakarta